16 September 2026 02:20:17
S.A.T.E
Saat Teduh | Devotional Time
Anda belum sempat baca S.A.T.E kemarin? klik tombol di bawah:
S.A.T.E Kemarin Halaman Utama GBI Gama
Mendengarkan Bacaan Saat Teduh
Rabu, 16 September 2026
ABAIKAN KOMENTAR NEGATIF
Bacaan: Amsal 26:4-12
Pergunakanlah waktu yang ada. Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih.
(Kolose 4:5-6)
RENUNGAN FIRMAN
Pernahkah Anda dinasihati untuk tidak menanggapi komentar-komentar negatif? Ada masalah baru yang marak di dunia digital sekarang, yaitu para pengusaha media online yang berulang kali secara sengaja menuliskan komentar-komentar yang menghasut dan menyakitkan di kolom komentar berita atau media sosial. Mengabaikan komentar-komentar negatif tersebut akan menjaga arah percakapan untuk tidak keluar dari jalurnya.
Tentu, komentar yang negatif dan tidak produktif bukanlah persoalan yang hadir pada zaman sekarang saja. Nasihat untuk mengabaikannya dapat kita baca di Amsal 26:4, suatu nasihat yang memperingatkan kita bahwa berdebat dengan orang sombong dan bebal akan membuat kita menjadi sama seperti mereka.
Walaupun demikian, orang yang terlihat paling keras kepala sekalipun tetaplah manusia yang berharga karena menyandang gambar dan rupa Allah. Bila kita terburu-buru menolak seseorang, bisa jadi kitalah yang sombong dan bebal terhadap anugerah Allah (lihat Mat. 5:22).
Mungkin itulah mengapa Amsal 26:5 memberikan nasihat yang berlawanan sama sekali dengan ayat sebelumnya. Sikap hati yang merendahkan diri dan bergantung penuh kepada Allah sangat kita perlukan untuk mengetahui cara terbaik dalam mengasihi sesama kita di setiap saat (lihat Kol. 4:5-6). Kita pun tahu kapan seharusnya kita berbicara dan kapan perlu berdiam diri.
Kiranya hati kita dipenuhi damai sejahtera saat menyadari bahwa Allah yang dahulu menarik kita kepada-Nya di saat kita masih menjadi seteru-Nya (Rm. 5:6) juga sedang berkarya dengan penuh kuasa di dalam hati setiap orang.
Pernahkan Anda menyaksikan bagaimana Allah menggunakan cara yang berbeda-beda untuk menjamah hati seseorang? Bagaimana Anda dapat lebih peka dalam menyatakan hal-hal yang benar dengan hati penuh kasih?
Allah yang Mahakasih, mampukan aku membagikan kasih-Mu kepada orang-orang di sekitarku.
Apakah yang Anda bagikan hari ini?