S.A.T.E

We're loading the content...


04 May 2026 03:44:00

S.A.T.E

Saat Teduh | Devotional Time
img

Anda belum sempat baca S.A.T.E kemarin? klik tombol di bawah:


Penggunaan audio membutuhkan internet yang stabil dan disarankan untuk memakai Wifi atau Internet dengan jaringan 4G LTE agar streaming dapat berjalan dengan lancar.

Mendengarkan Bacaan Saat Teduh

Senin, 4 Mei 2026

LEBIH DARI SEKADAR MENUNGGU

Bacaan: Kisah Para Rasul 1:4-11

[Yesus] melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa, yang … “telah kamu dengar dari pada-Ku.”

(Kisah Para Rasul 1:4)

RENUNGAN FIRMAN

Polisi menindak seorang wanita yang mengemudi ugal-ugalan dengan membawa mobilnya keluar dari jalan, naik ke trotoar, dan kembali ke jalan. Itu dilakukannya karena ia tidak mau menunggu sebuah bus sekolah yang sedang menurunkan murid-murid.

Meski menunggu dapat membuat kita merasa tidak sabar, tetapi ada hal-hal baik yang bisa dilakukan dan dipelajari ketika menunggu. Yesus mengetahui hal itu ketika Dia melarang murid-murid-Nya untuk “meninggalkan Yerusalem” (Kis. 1:4). Mereka sedang menunggu “untuk dibaptis dengan Roh Kudus” (ay.5)

Ketika berkumpul di ruang atas, rasanya dalam suasana kegembiraan dan penuh harap, para murid mengerti bahwa ketika Yesus meminta mereka untuk menunggu, Dia tidak menyuruh mereka untuk berhenti melakukan apa-apa. Mereka pun menggunakan waktu untuk berdoa (ay.14); dan seperti dituliskan dalam Kitab Suci, mereka juga memilih seorang murid baru menggantikan Yudas (ay.26). Ketika mereka bersatu dalam doa dan penyembahan, Roh Kudus pun turun atas mereka (2:1-4).

Para murid tidak hanya menunggu—mereka juga bersiap-siap. Menantikan Allah bukan berarti tidak melakukan apa-apa atau terburu-buru berbuat sesuatu karena tidak sabar. Kita dapat berdoa, beribadah, serta menikmati kebersamaan dengan saudara seiman sambil menantikan apa yang akan Dia lakukan. Penantian itu menyiapkan hati, pikiran, dan tubuh kita untuk hal-hal yang akan datang.

Ketika Allah meminta kita untuk menunggu, kita boleh merasa bersemangat, karena tahu bahwa kita bisa mempercayai diri-Nya dan rencana yang dimiliki-Nya bagi kita!

Ya Allah, saat aku bergumul, ingatkan aku bahwa masa penantian bukanlah kesia-sian, melainkan cara-Mu menyingkapkan karya-Mu dalam hidupku.

Apakah Anda sedang dalam masa penantian? Bagaimana Anda dapat melihatnya sebagai masa persiapan?

Apakah yang saya bagikan hari ini?

Back to top