S.A.T.E

We're loading the content...


20 August 2026 11:47:01

S.A.T.E

Saat Teduh | Devotional Time
img

Anda belum sempat baca S.A.T.E kemarin? klik tombol di bawah:


Penggunaan audio membutuhkan internet yang stabil dan disarankan untuk memakai Wifi atau Internet dengan jaringan 4G LTE agar streaming dapat berjalan dengan lancar.

Mendengarkan Bacaan Saat Teduh

Kamis, 20 Agustus 2026

DIJAMAH OLEH KASIH KARUNIA

Bacaan: Lukas 6:27-36

Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu.

(Lukas 6:27)

RENUNGAN FIRMAN

Novel Leif Enger berjudul Peace Like a River (Damai Bak Aliran Sungai) berkisah tentang Jeremiah Land, seorang ayah tunggal beranak tiga yang bekerja sebagai petugas kebersihan di sebuah sekolah. Sebagai seorang yang beriman teguh, Jeremiah pernah mengalami sejumlah mukjizat, tetapi tidak jarang imannya juga diuji.

Sekolah tempat Jeremiah bekerja dipimpin oleh Chester Holden, pengawas kejam yang memiliki kelainan kulit. Meskipun Jeremiah sangat rajin bekerja, Holden tetap ingin menyingkirkannya. Suatu hari, di depan para murid, ia menuduh Jeremiah mabuk lalu memecatnya. Sungguh memalukan.

Apa tanggapan Jeremiah? Ia bisa saja memperkarakan pemecatan itu atau melaporkan atasannya. Ia bisa juga pergi tanpa banyak ribut dan menerima ketidakadilan itu. Jika itu terjadi pada Anda, apa yang mungkin Anda lakukan?

Yesus berkata, “Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu, mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu” (Luk. 6:27-28). Kata-kata yang sulit ini tidak dimaksudkan untuk membenarkan kejahatan atau melarang orang mencari keadilan. Sebaliknya, kita dipanggil untuk menjadi sama seperti Alah (ay.36) dengan bertanya lebih dalam. Bagaimana saya dapat menolong musuh saya agar ia berubah menjadi seperti yang Allah kehendaki?

Jeremiah menatap Holden sesaat, lalu mengulurkan tangan dan menyentuh wajahnya. Holden mundur sedikit dengan sikap defensif, lalu meraba dagu dan pipinya sambil terheran-heran. Sakit kulitnya sembuh seketika. Ia telah dijamah oleh kasih karunia.

Apakah reaksi pertama Anda bila berada dalam situasi seperti yang dialami Jeremiah? Bagaimana Anda dapat menolong orang yang sulit sehingga ia bisa lebih dekat pada tujuan Allah bagi mereka?

Tuhan, ketika aku diperlakukan buruk dan tidak adil, tunjukkanlah kepadaku bagaimana aku dapat menolong musuhku untuk lebih mengenal-Mu.

Apakah yang Anda bagikan hari ini?

Back to top