25 July 2026 01:28:12
S.A.T.E
Saat Teduh | Devotional Time
Anda belum sempat baca S.A.T.E kemarin? klik tombol di bawah:
S.A.T.E Kemarin Halaman Utama GBI Gama
Mendengarkan Bacaan Saat Teduh
Sabtu, 25 Juli 2026
SIA-SIA BELAKA
Bacaan: Mazmur 39:1-14
Kepada-Mulah aku berharap.
(Mazmur 39:8)
RENUNGAN FIRMAN
Kematian Bobby yang mendadak menyadarkan saya tentang kerasnya realitas kematian dan betapa singkatnya hidup ini. Teman masa kecil saya itu baru berumur dua puluh empat tahun ketika ia menjadi korban kecelakaan tragis di jalan yang licin berlapis es. Sebagai seseorang yang besar dalam keluarga yang kurang harmonis, saat itu Bobby sedang dalam proses menemukan kembali jati dirinya. Ia baru saja mengenal Tuhan Yesus, oleh karena itu sayang sekali hidupnya berakhir begitu cepat.
Terkadang kehidupan terasa begitu singkat dan penuh dengan kepedihan. Dalam Mazmur 39, Daud sang pemazmur meratapi penderitaannya sendiri dan berseru: “Ya Tuhan, beritahukanlah kepadaku ajalku, dan apa batas umurku, supaya aku mengetahui betapa fananya aku! Sungguh, hanya beberapa telempap saja Kautentukan umurku; bagi-Mu hidupku seperti sesuatu yang hampa. Ya, setiap manusia hanyalah kesia-siaan!” (ay.5-6). Hidup memang singkat. Walaupun seandainya kita hidup sampai seratus tahun lamanya, masa hidup kita di dunia ini hanyalah setetes air di lautan luas.
Namun, sama seperti Daud, kita bisa berkata kepada Tuhan, “Kepada-Mulah aku berharap” (ay.8). Kita bisa meyakini bahwa hidup kita memang berarti. Meskipun tubuh lahiriah kita makin merosot, sebagai orang percaya kita bisa meyakini karena “manusia batiniah [kita] dibaharui dari sehari ke sehari” – dan kelak kita akan menikmati kekekalan di surga bersama Allah (2Kor. 4:16-5:1). Kita meyakini hal tersebut karena Allah “mengaruniakan Roh, kepada kita sebagai jaminan segala sesuatu yang telah disediakan bagi kita”! (2Kor. 5:5).
Bagaimana Anda terhibur saat mengetahui bahwa Allah telah melayakkan Anda untuk hidup kekal bersama-Nya? Bagaimana kesadaran akan waktu sebagai karunia Allah telah mendorong Anda untuk mengisinya dengan sebaik mungkin?
Terima kasih, Tuhan, kehidupan bukan hanya sebatas yang kujalani di dunia! Engkau mengaruniakan kekekalan bagi semua yang percaya kepada-Mu. Tolong kami mengisi hari-hari yang singkat ini dengan setia melayani-Mu.
Apakah yang Anda bagikan hari ini?