S.A.T.E

We're loading the content...


04 September 2026 04:50:29

S.A.T.E

Saat Teduh | Devotional Time
img

Anda belum sempat baca S.A.T.E kemarin? klik tombol di bawah:


Penggunaan audio membutuhkan internet yang stabil dan disarankan untuk memakai Wifi atau Internet dengan jaringan 4G LTE agar streaming dapat berjalan dengan lancar.

Mendengarkan Bacaan Saat Teduh

Jumat, 4 September 2026

TERANG BAGI JALAN KITA

Bacaan: Kejadian 1:1-5

Berfirmanlah Allah: “Jadilah terang.” Lalu terang itu jadi.

(Kejadian 1:3)

RENUNGAN FIRMAN

Restoran itu indah, tetapi gelap gulita. Hanya ada sebatang lilin kecil berkedip-kedip di setiap meja. Agar dapat membaca menu, memandang teman semeja, bahkan melihat apa yang mereka makan, para tamu menggunakan telepon genggam mereka sebagai sumber cahaya.

Akhirnya, seorang tamu dengan tenang keluar dari kursinya, menghampiri pramusaji, dan mengajukan permintaan sederhana. “Bisa tolong nyalakan lampunya?” Tak lama kemudian, lampu di langit-langit pun menyala, cahaya terang yang hangat memenuhi ruangan, dan seisi ruangan bersorak gembira dengan bertepuk tangan. Seketika itu, terdengar canda tawa di mana-mana. Juga obrolan riang dan ucapan terima kasih. Suami teman saya mematikan telepon genggamnya, meraih alat makannya, lalu berbicara mewakili kami semua, “Lalu, jadilah terang! Sekarang, mari kita makan!”

Malam yang tadinya suram berubah menjadi ceria hanya dengan menyalakan lampu. Namun, alangkah jauh lebih penting mengenal sumber terang sejati yang sebenarnya. Allah sendiri memfirmankan kata-kata yang dahsyat tersebut, “Jadilah terang,” pada hari pertama ketika Dia menciptakan alam semesta, “lalu terang itu jadi” (Kej. 1:3). Kemudian, “Allah melihat bahwa terang itu baik” (ay.4).

Terang menyatakan besarnya kasih Allah kepada kita. Terang-Nya menuntun kita kepada Yesus, Sang “terang dunia” (Yoh. 8:12), yang memimpin kita keluar dari kekelaman dosa. Dengan melangkah dalam terang-Nya, kita menapaki jalan menuju hidup yang memuliakan Kristus. Dialah anugerah paling cemerlang yang pernah diberikan kepada dunia. Melangkahlah dalam jalan yang diterangi-Nya.

Dalam keadaan apa Anda membutuhkan terang Yesus bersinar? Pernahkah terang-Nya menuntun Anda di masa lalu?

Allah Mahakasih, kami bersyukur kepada-Mu untuk Yesus, Sang Terang Dunia, dan kebesaran kasih-Nya yang menuntun kami.

Apakah yang Anda bagikan hari ini?

Back to top