S.A.T.E

We're loading the content...


02 May 2026 19:03:01

S.A.T.E

Saat Teduh | Devotional Time
img

Anda belum sempat baca S.A.T.E kemarin? klik tombol di bawah:


Penggunaan audio membutuhkan internet yang stabil dan disarankan untuk memakai Wifi atau Internet dengan jaringan 4G LTE agar streaming dapat berjalan dengan lancar.

Mendengarkan Bacaan Saat Teduh

Sabtu, 2 Mei 2026

TERUS MENDOAKAN DARI JAUH

Bacaan: Lukas 18:1-8

Bertekunlah dalam doa dan dalam pada itu berjaga-jagalah sambil mengucap syukur.

(Kolose 4:2)

RENUNGAN FIRMAN

Kevin menyeka air matanya sembari menyerahkan selembar kertas untuk dibaca Cari, istri saya. Ia tahu Cari dan saya sedang mendoakan anak perempuan kami agar kembali percaya kepada Tuhan Yesus. “Tulisan ini ditemukan dalam Alkitab milik ibu saya setelah beliau meninggal, dan saya berharap ini dapat menguatkan kalian,” katanya. Pada kertas itu tertulis, “Untuk anakku, Kevin.” Di bawahnya tertulis sebuah doa untuk keselamatannya.

“Sekarang saya menyimpan catatan ini dalam Alkitab saya,” Kevin menjelaskan. “Ibu saya berdoa untuk keselamatan saya selama lebih dari tiga puluh lima tahun. Saat itu saya sangat jauh dari Allah, tetapi sekarang saya telah menjadi orang percaya.” Ia menatap kami dengan sungguh-sungguh dan tersenyum sambil berurai air mata: “Jangan pernah menyerah mendoakan anak kalian—berapa pun lamanya waktu yang dibutuhkan.”

Kata-katanya yang menguatkan mengingatkan saya pada pengantar sebuah cerita tentang doa yang disampaikan Yesus dalam Injil Lukas. Lukas memulai dengan kata-kata, “Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu” (Luk. 18:1).

Dalam cerita itu, Yesus membandingkan seorang “hakim yang lalim” (ay.6), yang mengabulkan permintaan hanya agar ia tidak diganggu lagi, dengan Bapa Surgawi yang benar-benar peduli kepada kita dan menginginkan kita datang kepada-Nya. Kita akan dikuatkan setiap kali kita berdoa karena kita tahu Allah mendengar dan menerima doa-doa kita. 

Abba, Bapa, terima kasih karena tidak ada permintaan yang terlalu besar atau terlalu kecil bagi-Mu. Tolonglah aku berdoa dengan tekun untuk mereka yang belum mengenal-Mu!

Siapa yang terus Anda doakan keselamatannya? Bagaimana Anda merasa dikuatkan ketika mendengar cerita orang lain yang dijawab doanya?

Apakah yang saya bagikan hari ini?

Back to top