S.A.T.E

We're loading the content...


01 November 2026 22:45:35

S.A.T.E

Saat Teduh | Devotional Time
img

Anda belum sempat baca S.A.T.E kemarin? klik tombol di bawah:


Penggunaan audio membutuhkan internet yang stabil dan disarankan untuk memakai Wifi atau Internet dengan jaringan 4G LTE agar streaming dapat berjalan dengan lancar.

Mendengarkan Bacaan Saat Teduh

Minggu, 1 Nopember 2026

PINTU PERDAMAIAN

Bacaan: 2 Korintus 5:14-21

Semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan perdamaian itu kepada kami.

(2 Korintus 5:18)

RENUNGAN FIRMAN

Di Katedral St. Patrick di Dublin, Irlandia, ada sebuah pintu yang menceritakan sebuah peristiwa yang terjadi lima abad lalu. Pada tahun 1492, keluarga Butler dan FitzGerald bertengkar memperebutkan sebuah jabatan di daerah tersebut. Pertengkaran mereka semakin sengit, hingga membuat keluarga Butler mengungsi ke katedral tadi. Ketika keluarga FitzGerald datang untuk meminta perdamaian, keluarga Butler takut untuk membuka pintu. Akhirnya keluarga FitzGerald membuat lubang pada pintu dan pemimpinnya mengulurkan tangan ke dalam sebagai tanda perdamaian. Kedua keluarga itu pun berdamai, dari musuh menjadi teman.

Allah mempunyai pintu perdamaian yang ditulis Rasul Paulus dengan bersemangat dalam surat kepada jemaat di Korintus. Atas inisiatif-Nya dan karena kasih-Nya yang tak terbatas, Allah memulihkan hubungan yang rusak dengan manusia lewat kematian Kristus di kayu salib. Kita pernah jauh dari Allah, tetapi dalam belas kasih-Nya, Dia tidak meninggalkan kita. Dia menawarkan perdamaian dengan-Nya—“dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka” (2Kor. 5:19). Tuntutan keadilan terpenuhi ketika “[Yesus] yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah” (ay.21).

Setelah kita menerima uluran tangan perdamaian Allah, kita diberi tugas penting untuk membawa pesan perdamaian tersebut kepada orang lain. Kini kita mewakili Allah yang ajaib dan penuh kasih, yang menawarkan pengampunan dan pemulihan penuh kepada setiap orang yang percaya. 

Apa arti perdamaian yang Allah tawarkan bagi Anda? Bagaimana cara Anda meneruskan tawaran-Nya kepada mereka yang perlu mendengarnya hari ini?

Ya Bapa, terima kasih karena Engkau tidak meninggalkanku tanpa harapan, dan terpisah dari-Mu selamanya. Terima kasih karena pengorbanan Anak-Mu yang terkasih, Yesus, telah membuka jalanku untuk datang kepada-Mu.

Apakah yang Anda bagikan hari ini?

Back to top