S.A.T.E

We're loading the content...


31 October 2026 07:33:54

S.A.T.E

Saat Teduh | Devotional Time
img

Anda belum sempat baca S.A.T.E kemarin? klik tombol di bawah:


Penggunaan audio membutuhkan internet yang stabil dan disarankan untuk memakai Wifi atau Internet dengan jaringan 4G LTE agar streaming dapat berjalan dengan lancar.

Mendengarkan Bacaan Saat Teduh

Sabtu, 31 Oktober 2026

KISAH BEKAS LUKA

Bacaan: Yohanes 20:24-29

Lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah.

(Yohanes 20:27)

RENUNGAN FIRMAN

Semasa kecil, saya pernah melihat kupu-kupu terbang di antara tanaman bunga ibu saya dan saya ingin menangkapnya. Saya pun buru-buru berlari kembali ke dapur dan menyambar stoples kaca, tetapi karena terburu-buru, saya tersandung dan terjatuh di atas lantai teras yang terbuat dari beton. Stoples yang saya bawa pecah berantakan dan menyayat bagian bawah pergelangan tangan saya hingga dibutuhkan delapan belas jahitan untuk menutupnya. Bekas luka itu melingkar seperti ular di pergelangan tangan saya sebagai kesaksian tentang luka dan kesembuhan yang saya alami.

Ketika Yesus menampakkan diri kepada para murid setelah kematian-Nya, Dia juga membawa bekas luka-Nya. Yohanes melaporkan bahwa Tomas ingin melihat “bekas paku pada tangan-Nya” dan Yesus mengundang Tomas, “Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah” (Yoh. 20:25,27). Untuk membuktikan bahwa Dialah Yesus yang sama, Dia bangkit dari kematian dengan bekas-bekas luka dari penderitaan-Nya yang masih terlihat jelas.

Bekas luka Yesus membuktikan bahwa Dialah Juruselamat dan menjadi kesaksian tentang kisah penyelamatan kita. Bekas paku di tangan dan kaki-Nya serta lubang di lambung-Nya mengungkapkan kisah tentang penderitaan yang ditimpakan kepada-Nya, yang ditanggung-Nya, dan yang kemudian disembuhkan – semua demi kita. Dia melakukannya agar kita dipulihkan dan kembali kepada-Nya.

Pernahkan Anda merenungkan bekas luka Kristus?

Bagaimana bekas luka Sang Juruselamat menjanjikan pemulihan bagi luka-luka yang kita tanggung? Luka apa yang akan Anda bahwa kepada-Nya hari ini?

Ya Tuhan Yesus, betapa aku mensyukuri kesaksian dari bekas luka-Mu yang Engkau ceritakan kepadaku dan kepada dunia ini. Kiranya aku belajar semakin mengasihi-Mu melalui kisah tentang bekas luka-Mu itu.

Apakah yang Anda bagikan hari ini?

Back to top