S.A.T.E

We're loading the content...


26 September 2026 02:12:23

S.A.T.E

Saat Teduh | Devotional Time
img

Anda belum sempat baca S.A.T.E kemarin? klik tombol di bawah:


Penggunaan audio membutuhkan internet yang stabil dan disarankan untuk memakai Wifi atau Internet dengan jaringan 4G LTE agar streaming dapat berjalan dengan lancar.

Mendengarkan Bacaan Saat Teduh

Sabtu, 26 September 2026

IMAN YANG TEGUH

Bacaan: Yohanes 19:38-42

Mereka mengambil mayat Yesus, mengapaninya dengan kain lenan dan membubuhinya dengan rempah-rempah.

(Yohanes 19:40)

RENUNGAN FIRMAN

Desmond Doss dikenai wajib militer pada Perang Dunia II sebagai prajurit yang tidak terjun ke medan perang. Meskipun keyakinan agama melarangnya menyandang senjata, Doss dengan sangat cekatan bekerja sebagai tenaga medis. Dalam suatu pertempuran, ia menerobos tembakan musuh yang bertubi-tubi demi membawa tujuh puluh lima rekannya yang terluka ke tempat yang aman. Kisah heroiknya kemudian diceritakan dalam film documenter The Conscientious Objector dan difilmkan lagi dalam Hacksaw Ridge.

Daftar para pahlawan iman di dalam Alkitab mencatat tokoh-tokoh pemberani seperti Abraham, Musa, Daud, Elia, Petrus, dan Paulus. Namun, ada juga sejumlah pahlawan lain yang jarang disebut-sebut, seperti Yusuf dari Arimatea dan Nikodemus. Mereka mempertaruhkan kedudukan mereka di antara kalangan pemimpin Yahudi dengan menurunkan mayat Kristus dari salib dan menguburkan-Nya secara layak (Yoh. 19:40-42). Sungguh tindakan yang berani dari Yusuf, seorang murid Yesus yang ketakutan dan tidak berani menunjukkan dukungannya secara terbuka, serta Nikodemus, seseorang yang sebelumnya hanya berani mengunjungi-Nya di malam hari (ay.38-39). Yang lebih mengesankan lagi, mereka mengukuhkan iman mereka sebelum Yesus bangkit dengan penuh kemenangan dari kematian. Mengapa?

Mungkin cara Yesus mati dan berbagai peristiwa yang terjadi sesudahnya (Mat. 27:50-54) telah meneguhkan iman yang ragu-ragu dari para pengikut yang ketakutan itu. Mungkin mereka belajar berfokus kepada Allah dan bukan kepada apa yang dapat diperbuat orang terhadap mereka. Apa pun yang menginspirasi mereka, kiranya kita mengikuti teladan mereka dan menunjukkan keberanian untuk melangkah dalam iman kepada Allah demi sesama kita hari ini.

Dengan cara apa Anda telah hidup dengan berani bagi iman Anda kepada Yesus? Hal berbeda apa yang dapat Anda lakukan untuk menunjukkan iman Anda kepada dunia?

Keberanian bukanlah ketiadaan rasa takut, tetapi kemenangan darinya.

Nelson Mandela

Apakah yang Anda bagikan hari ini?

Back to top