S.A.T.E

We're loading the content...


03 August 2026 03:34:54

S.A.T.E

Saat Teduh | Devotional Time
img

Anda belum sempat baca S.A.T.E kemarin? klik tombol di bawah:


Penggunaan audio membutuhkan internet yang stabil dan disarankan untuk memakai Wifi atau Internet dengan jaringan 4G LTE agar streaming dapat berjalan dengan lancar.

Mendengarkan Bacaan Saat Teduh

Senin, 3 Agustus 2026

DEMI KASIH ATAU UANG

Bacaan: Lukas 19:1-10

Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu.

(Lukas 12:15)

RENUNGAN FIRMAN

Oscar Wilde, penyair asal Irlandia pernah berkata, “Waktu saya muda, saya pikir uanglah yang terpenting dalam hidup; sekarang setelah saya tua, saya tahu bahwa itu memang benar.” Ia mengatakan itu sebagai gurauan, sementara ia sendiri hanya hidup sampai umur empat puluh enam tahun, jadi belum benar-benar “tua”. Wilde mengerti sepenuhnya bahwa hidup bukanlah soal uang semata-mata.

Uang hanya bersifat sementara, sesuatu yang bisa datang dan pergi. Oleh karena itu, kehidupan ini harus lebih daripada hanya soal uang dan apa yang bisa dibeli olehnya. Yesus menantang orang-orang sezaman-Nya – kaya maupun miskin – untuk mengatur ulang sistem nilai yang mereka anut. Dalam Lukas 12:15, Yesus berkata, “Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu.” Dalam budaya kita yang selalu mengejar lebih banyak, lebih baru, lebih bagus, ada berkat tersendiri ketika kita memiliki kepuasan batin dan sudut pandang yang benar terhadap uang dan harta benda.

Setelah bertemu dengan Yesus, seorang pemimpin muda yang kaya pergi dengan hati sedih, sebab ia tidak rela melepaskan harta bendanya yang banyak (lihat Luk. 18:18-25). Sebaliknya, Zakheus si pemungut cukai melepaskan dengan rela sebagian besar harta yang telah ia kumpulkan sepanjang hidupnya (Luk. 19:8). Perbedaannya terletak pada sikap mereka dalam memahami hati Kristus. Oleh anugerah-Nya, kita pun dapat memiliki sudut pandang yang benar terhadap harta benda yang kita miliki agar semua itu tidak berbalik menguasai kita.

Apa yang tidak bisa Anda lepaskan dalam hidup ini? Mengapa demikian? Apakah hal tersebut sesuatu yang bersifat kekal atau hanya sementara?

Bapa, berilah hikmat-Mu agar aku memiliki sudut pandang yang benar terhadap harta benda dan sistem nilai yang mencerminkan kekekalan.

Apakah yang Anda bagikan hari ini?

Back to top