S.A.T.E

We're loading the content...


11 April 2026 00:22:21

S.A.T.E

Saat Teduh | Devotional Time
img

Anda belum sempat baca S.A.T.E kemarin? klik tombol di bawah:


Penggunaan audio membutuhkan internet yang stabil dan disarankan untuk memakai Wifi atau Internet dengan jaringan 4G LTE agar streaming dapat berjalan dengan lancar.

Mendengarkan Bacaan Saat Teduh

Sabtu, 11 April 2026

PEMENANG YANG TAK TERDUGA

Bacaan: Matius 19:17-30

Banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir.

(Matius 19:30)

RENUNGAN FIRMAN

Mungkin peristiwa paling tak terduga dan menakjubkan dalam Olimpiade Musim Dingin 2018 adalah ketika atlet juara dunia papan seluncur salju asal Republik Ceko, Ester Ledecka, memenangi juga perlombaan cabang olahraga yang berbeda sama sekali, yaitu ski! Ia berhasil meraih medali emas meskipun ia berlomba pada giliran ke-26—sebuah upaya yang bisa dikatakan hampir mustahil.

Hebatnya, Ledecka lolos kualifikasi untuk berlomba dalam nomor super-G wanita yang menggabungkan ski menuruni bukit dengan lintasan slalom. Setelah memenangi lomba dengan selisih waktu hanya 0.01 detik dan menggunakan alat ski pinjaman, Ledecka sama terkejutnya dengan awak media dan para kontestan lain yang mengira bahwa pemenangnya pastilah salah satu pemain ski yang sudah berpengalaman.

Itulah yang lazim terjadi di dunia. Kita mengira para pemenang akan terus menang, sementara yang lain terus saja kalah. Jadi, tidak heran bila para murid terkejut mendengar Yesus berkata bahwa “sukar sekali bagi seorang kaya untuk masuk ke dalam Kerajaan Sorga” (Mat. 19:23). Yesus memutarbalikkan segala sesuatu. Bagaimana mungkin menjadi kaya (pemenang) justru adalah penghambat? Rupanya, apabila kita mengandalkan apa yang kita miliki (kemampuan dan status diri sendiri), maka bukan hanya sulit bagi kita untuk mempercayai Allah tetapi juga tidak mungkin.

Kerajaan Allah tidak diatur menurut cara dunia. “Banyak orang yang terdahulu,” kata Yesus, “akan menjadi yang terakhir, dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu” (ay.30). Baik Anda di posisi terdahulu atau terakhir, segala sesuatu yang kita terima adalah semata-mata anugerah—suatu kebaikan Allah yang tidak layak diterima. 

Pikirkan cara Anda memandang orang lain, atau memandang hidup Anda sendiri. Bagaimana cara Yesus memandang mereka yang dianggap pecundang maupun pemenang itu mengubah cara pandang Anda?

MENANG KALAH AKAN DIPUTARBALIKKAN DALAM KERAJAAN ALLAH.

Apakah yang saya bagikan hari ini?

Back to top