25 May 2026 03:38:19
S.A.T.E
Saat Teduh | Devotional Time
Anda belum sempat baca S.A.T.E kemarin? klik tombol di bawah:
S.A.T.E Kemarin Halaman Utama GBI Gama
Mendengarkan Bacaan Saat Teduh
Senin, 25 Mei 2026
TERBELENGGU TETAPI TIDAK DIAM
Bacaan: Kisah Para Rasul 16:25-34
Kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka.
(Kisah Para Rasul 16:25)
RENUNGAN FIRMAN
Pada musim panas tahun 1963, seorang aktivis hak asasi manusia, Fannie Lou Hamer, beserta enam orang kulit hitam lainnya berhenti untuk makan di sebuah kedai di Winona, Mississippi setelah semalaman menempuh perjalanan dengan bus. Setelah aparat penegak hukum mengusir mereka, mereka ditangkap dan dipenjarakan. Namun, penghinaan belum berakhir. Mereka semua dipukuli hingga babak belur, tetapi Fannie menderita yang terparah. Namun, setelah diserang secara brutal hingga hampir mati, ia justru menyanyi keras-keras, “Paulus dan Silas dalam penjara, biarkanlah umat-Ku pergi.” Ia tidak sendirian. Tahanan lain yang terbelenggu secara fisik tetapi bebas jiwanya pun ikut memuji bersamanya.
Menurut Kisah Para Rasul 16, Paulus dan Silas menemui masalah ketika mereka dipenjara karena memberitakan tentang Yesus. Namun, ketidaknyamanan tidak melemahkan iman mereka. “Kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah” (ay.25). Penyembahan yang dilakukan dengan berani tersebut membuka kesempatan untuk terus berbicara tentang Yesus. “Lalu mereka memberitakan firman Tuhan kepada [kepala penjara] dan kepada semua orang yang ada di rumahnya” (ay.32).
Sebagian besar dari kita mungkin tidak menghadapi masalah sebesar yang dihadapi Paulus, Silas, atau Fannie, tetapi setiap dari kita akan menghadapi situasi-situasi yang tidak mengenakkan. Ketika hati kita terus bernyanyi memuji Allah dan memberi kita keberanian untuk berbicara bagi-Nya – meski tengah dalam kesulitan.
Masa-masa sulit menjadi kesempatan untuk berdoa dan menaikkan pujian kepada Pribadi yang mengendalikan segala sesuatu.
Kapan terakhir kali Anda mengalami situasi yang amat sulit? Pada saat itu, bagaimana Allah menolong Anda untuk menghidupi iman Anda dan menyaksikannya?
Apakah yang saya bagikan hari ini?