S.A.T.E

We're loading the content...


24 May 2026 02:04:20

S.A.T.E

Saat Teduh | Devotional Time
img

Anda belum sempat baca S.A.T.E kemarin? klik tombol di bawah:


Penggunaan audio membutuhkan internet yang stabil dan disarankan untuk memakai Wifi atau Internet dengan jaringan 4G LTE agar streaming dapat berjalan dengan lancar.

Mendengarkan Bacaan Saat Teduh

Minggu, 24 Mei 2026

“ALLAH MENYELAMATKAN HIDUP SAYA”

Bacaan: Yohanes 8:42-47

Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.

(Yohanes 8:44)

RENUNGAN FIRMAN

Ketika Aaron (bukan nama sebenarnya) berumur 15 tahun, ia mulai berdoa kepada Iblis. Ia bahkan mengakui, “Saya merasa Iblis adalah rekan saya.” Aaron mulai berdusta, mencuri, dan memanipulasi keluarga dan teman-temannya. Ia juga mengalami mimpi buruk: “Saya terbangun suatu pagi dan melihat ada setan di ujung tempat tidur saya. Ia memberi tahu bahwa saya akan lulus ujian lalu meninggal.” Namun, setelah ujian selesai, ia masih hidup. Pikir Aaron, “Jelas sekali Iblis itu pembohong.”

Suatu hari, dengan harapan bisa bertemu dan berkenalan dengan lawan jenis, Aaron pergi ke sebuah kegiatan Kristen, dan di sana seseorang menawarkan diri untuk mendoakannya. “Saat ia berdoa, saya merasakan kedamaian memenuhi raga saya.” Ia merasakan sesuatu yang “lebih berkuasa, dan lebih membebaskan” daripada yang pernah ia rasakan dari Iblis. Pria yang berdoa itu berkata kepada Aaron bahwa Allah memiliki rencana atas hidupnya dan Iblis adalah pendusta. Perkataan pria itu sejalan dengan perkataan Yesus tentang Iblis saat Dia menjawab beberapa orang yang menentang-Nya: “Ia adalah pendusta dan bapa segala dusta” (Yoh. 8:44).

Aaron pun meninggalkan Satanisme lalu percaya kepada Kristus, dan sekarang ia “berasal dari Allah” (ay.47). Ia melayani di sebuah komunitas perkotaan untuk memberi kesaksian tentang perubahan hidupnya setelah mengikut Yesus. Ia adalah saksi hidup dari kuasa Allah yang menyelamatkan: “Saya dapat berkata dengan yakin bahwa Allah telah menyelamatkan hidup saya.”

Allah adalah sumber segala yang baik, kudus, dan benar. Kita dapat berpaling kepada-Nya untuk menemukan kebenaran.

Allah lebih berkuasa daripada bapa segala dusta.

Bagaimana pengalaman Anda diselamatkan dari si jahat? Dengan siapa Anda dapat berbagi kesaksian Anda minggu ini?

Apakah yang saya bagikan hari ini?

Back to top