16 August 2026 01:57:18
S.A.T.E
Saat Teduh | Devotional Time
Anda belum sempat baca S.A.T.E kemarin? klik tombol di bawah:
S.A.T.E Kemarin Halaman Utama GBI Gama
Mendengarkan Bacaan Saat Teduh
Minggu, 16 Agustus 2026
KISAH SEDIH
Bacaan: 2 Samuel 11:2-15
Hal yang telah dilakukan Daud adalah jahat di mata Tuhan.
(2 Samuel 11:27)
RENUNGAN FIRMAN
Sangatlah menyedihkan mendengar tentang terkuaknya kejahatan yang sudah sekian lama diabaikan – pelecehan seksual terhadap banyak wanita yang dilakukan oleh laki-laki yang berkuasa atas mereka. Saat membaca berita demi berita, hati saya sedih saat mendengar bukti pelecehan seksual yang dilakukan oleh dua laki-laki yang saya kagumi. Gereja pun tidak kebal terhadap masalah ini.
Raja Daud juga harus bertanggung jawab atas perbuatannya sendiri. Dikisahkan bahwa pada suatu sore, Daud melihat “seorang perempuan sedang mandi” (2Sam. 11:2) dan ia mengingini perempuan itu. Meskipun Batsyeba adalah istri Uria, salah seorang prajuritnya yang setia, Daud tetap merebutnya. Ketika Batsyeba memberi kabar bahwa ia hamil, Daud pun panik. Dengan culas, Daud mengatur supaya Yoab menempatkan Uria di barisan depan supaya ia mati.
Perbuatan Daud yang menyalahgunakan kekuasaan demi merebut Batsyeba dan menyingkirkan Uria itu tidak dapat disembunyikan dan terpampang sangat jelas. Kita harus menghadapi kejahatan kita sendiri.
Kisah-kisah itu juga mendorong kita untuk mewaspadai penyalahgunaan kekuasaan yang terjadi di sekitar kita. Daud adalah “seorang yang berkenan di hati [Allah]” (Kis. 13:22), tetapi ia tetap harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Marilah kita juga dengan bijaksana mengawasi dan mendoakan para pemimpin kita agar mereka bertanggung jawab atas kekuasaan yang mereka miliki.
Pengampunan dimungkinkan karena ada kasih karunia Allah. Bila kita membaca lebih jauh, kita membaca bagaimana Daud sangat menyesal (2Sam. 12:13). Syukurlah, hati yang keras masih dapat dilembutkan dan kematian pun diubah menjadi kehidupan.
Mengapa penting untuk mengungkapkan dengan bijaksana penyalahgunaan kekuasaan yang terjadi di sekitar kita? Bagaimana Yesus menunjukkan cara yang benar untuk mempraktikkan kekuasaan yang benar?
Ya Tuhan, aku tidak tahu apa yang harus kuperbuat dengan segala kebobrokan yang kulihat di dunia dan yang juga ada dalam diriku. Kiranya Engkau menerangi hati kami dan memulihkan kami.
Apakah yang Anda bagikan hari ini?