S.A.T.E

We're loading the content...


05 September 2026 06:01:55

S.A.T.E

Saat Teduh | Devotional Time
img

Anda belum sempat baca S.A.T.E kemarin? klik tombol di bawah:


Penggunaan audio membutuhkan internet yang stabil dan disarankan untuk memakai Wifi atau Internet dengan jaringan 4G LTE agar streaming dapat berjalan dengan lancar.

Mendengarkan Bacaan Saat Teduh

Sabtu, 5 September 2026

KATA TERAKHIR

Bacaan: 1 Korintus 15:12-19

Jikalau kita hanya dalam hidup ini saja menaruh pengharapan pada Kristus, maka kita adalah orang-orang yang paling malang dari segala manusia.

(1 Korintus 15:19)

RENUNGAN FIRMAN

Nama perempuan itu Saralyn, dan saya sempat menaksirnya semasa sekolah dahulu. Tawanya menyenangkan. Saya tidak yakin ia mengetahui perasaan saya, tapi saya rasa ia tahu. Setelah lulus, saya putus kontak dengannya. Seperti yang sering terjadi dalam kehidupan ini, hidup kami ke arah yang berbeda.

Saya masih tetap berhubungan dengan teman-teman seangkatan saya di berbagai forum daring, dan merasa sangat sedih ketika mendengar kabar bahwa Saralyn sudah meninggal dunia. Saya sempat bertanya-tanya apa dan bagaimana kehidupannya selama ini. Seiring dengan bertambahnya usia, semakin sering saya kehilangan teman-teman dan anggota keluarga. Namun, banyak orang yang enggan membicarakan tentang kematian.

Meskipun masih bisa merasa dukacita, kita mempunyai pengharapan yang dikemukakan oleh Rasul Paulus: Maut bukanlah akhir segalanya (1Kor. 15:54-55), karena setelah itu ada kebangkitan. Paulus mendasarkan pengharapan itu pada kenyataan bahwa Kristus sudah bangkit (ay.12). dan berkata, “andaikata Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami dan sia-sialah juga kepercayaan kamu” (ay.14). Jika pengharapan kita sebagai orang percaya hanya terbatas pada dunia ini, alangkah malangnya hidup kita (ay.19).

Suatu hari kelak, kita akan bertemu kembali dengan “orang-orang yang mati dalam Kristus” (ay.18) – kakek-nenek dan orangtua, kawan dan tetangga kita, atau mungkin juga mereka yang pernah menarik hati kita di masa sekolah.

Kebangkitan, bukan maut, yang akhirnya menang.

Apa arti kebangkitan Kristus bagi Anda? Bagaimana Anda dapat menyatakan iman Anda dan menuntun seseorang kepada pengharapan akan kebangkitan itu?

Tuhan Yesus, biarlah kuasa kebangkitan-Mu menjadi semakin nyata dalam hidupku. Kiranya itu nyata dalam perkataan dan perbuatanku, terutama ketika aku berinteraksi dengan orang-orang yang belum mengenal-Mu.

Apakah yang Anda bagikan hari ini?

Back to top