28 October 2026 02:57:28
S.A.T.E
Saat Teduh | Devotional Time
Anda belum sempat baca S.A.T.E kemarin? klik tombol di bawah:
S.A.T.E Kemarin Halaman Utama GBI Gama
Mendengarkan Bacaan Saat Teduh
Rabu, 28 Oktober 2026
BERJALAN SEPERTI PAHLAWAN
Bacaan: Hakim-Hakim 6:1,11-16
Malaikat Tuhan menampakkan diri kepada [Gideon] dan berfirman kepadanya, … “Tuhan menyertai engkau, ya pahlawan yang gagah berani.”
(Hakim-Hakim 6:12)
RENUNGAN FIRMAN
Emma yang berusia delapan belas tahun sangat setia berbicara tentang Yesus di media sosial, meskipun banyak orang yang mengkritik semangat dan kasihnya kepada Kristus. Beberapa orang mengejek penampilannya. Yang lain menganggapnya bodoh karena imannya kepada Allah. Meskipun ejekan itu sangat menyakiti hati, Emma tetap mengabarkan Injil dengan keberanian dan kasih. Namun, ia sempat tergoda meyakini bahwa identitas dan nilai dirinya ditentukan oleh kritikan orang. Saat itu terjadi, ia meminta Allah menolongnya, berdoa bagi mereka yang memusuhinya, merenungkan Alkitab, dan tetap bertekun dengan keberanian dan keyakinan dari Roh Kudus.
Gideon juga menghadapi orang-orang Midian yang kejam (Hak. 6:1-10). Meskipun Allah menyebutnya “pahlawan yang gagah berani,” Gideon bergumul mengenyahkan keragu-raguannya, batasan yang dibuatnya sendiri, dan ketidakpercayaan dirinya (ay.11-15). Beberapa kali ia mempertanyakan kehadiran Tuhan dan kemampuan dirinya sendiri, tetapi akhirnya ia mau berserah dalam iman kepada Allah.
Ketika kita mempercayai Allah, kita bisa hidup dengan mempercayai bahwa apa yang difirmankan-Nya tentang kita adalah benar. Bahkan di saat pertentangan membuat kita mempertanyakan identitas kita, Bapa yang penuh kasih menegaskan bahwa Dia hadir dan berperang untuk kita. Dia menegaskan bahwa kita bisa berjalan seperti pahlawan yang gagah berani, dipersenjatai dengan kasih-Nya yang luar biasa, dipelihara dengan anugerah-Nya yang tidak berkesudahan, dan terlindung aman dalam kebenaran-Nya yang dapat diandalkan.
Bagian Alkitab mana yang membantu Anda tetap kuat ketika Anda mulai meragukan identitas dan nilai diri Anda? Apa yang dapat Anda lakukan untuk menghadapi ucapan-ucapan yang mengkritik Anda?
Ya Tuhan, tolong kami mengingat kasih-Mu dan menanggapi dengan penuh kasih setiap kali seseorang menggoda kami untuk meragukan nilai diri kami atau mempertanyakan peran yang Engkau percayakan kepada kami.
Apakah yang Anda bagikan hari ini?