S.A.T.E

We're loading the content...


03 April 2026 06:15:55

S.A.T.E

Saat Teduh | Devotional Time
img

Sudah selesai membaca S.A.T.E kemarin, klik tombol di bawah untuk kembali ke S.A.T.E hari ini :


Kamis, 2 April 2026

PADA WAKTUNYA

Bacaan: Lukas 23:32-46

Bapa mengasihi Aku, oleh karena Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali. Tidak seorangpun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri.

(Yohanes 10:17-18)

RENUNGAN FIRMAN

Pintu mobil ambulans hampir tertutup—dan saya ada di dalamnya. Di luar, anak lelaki saya sedang menelepon istri saya. Dengan penglihatan yang mulai kabur karena kondisi gegar otak, saya memanggil nama anak saya. Menurut ceritanya, saat itu saya sempat berkata kepadanya dengan suara lirih, “Beri tahu ibumu aku sangat mencintainya.”

Rupanya saya mengira saya akan berpisah dengannya, dan saya ingin kalimat itu menjadi kata-kata terakhir saya. Hal itulah yang terpenting bagi saya waktu itu.

Ketika Yesus memasuki masa tergelap dalam hidup-Nya, Dia tidak hanya memberi tahu kita bahwa Dia mengasihi kita; Dia menunjukkannya dengan cara-cara yang spesifik. Dia menunjukkannya kepada prajurit-prajurit yang memaku tangan-Nya ke kayu salib: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat” (Luk. 23:34). Dia memberikan harapan kepada penjahat yang disalibkan bersama-sama dengan Dia: “Sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus” (ay.43). Menjelang saat-saat terakhir, Dia menatap ibu-Nya. “Ibu, inilah, anakmu,” kata-Nya kepada Maria, dan kepada sahabat karib-Nya Yohanes, Dia berkata, “Inilah ibumu” (Yoh. 19:26-27). Lalu, ketika nyawa-Nya hendak meninggalkan raga-Nya, tindakan kasih terakhir dari Yesus adalah mempercayai Bapa-Nya: “Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku” (Luk. 23:46).

Yesus sengaja memilih jalan salib untuk menunjukkan ketaatan-Nya kepada Bapa-Nya—dan kedalaman kasih-Nya kepada kita. Sampai akhir, Dia menunjukkan kasih-Nya yang tak menyerah. 

Apa yang paling berarti bagi Anda? Bagaimana kasih dan ketaatan saling melengkapi?

SETIAP PERKATAAN YESUS DIUCAPKAN-NYA DENGAN PENUH KASIH.

Apakah yang saya bagikan hari ini?

Back to top