S.A.T.E

We're loading the content...


01 February 2026 10:58:12

S.A.T.E

Saat Teduh | Devotional Time
img

Sudah selesai membaca S.A.T.E kemarin, klik tombol di bawah untuk kembali ke S.A.T.E hari ini :


Sabtu, 31 Januari 2026

DIANGKAT MENJADI ANAK

Bacaan: Galatia 4:1-7

Allah mengutus Anak-Nya … supaya kita diterima menjadi anak.

(Galatia 4:4-5)

RENUNGAN FIRMAN

Saya merasa senang ketika seorang dermawan membangun panti asuhan untuk anak-anak tunawisma. Saya lebih senang lagi ketika orang itu melangkah lebih jauh dan mengangkat salah satu anak itu menjadi anaknya sendiri. Kebanyakan anak yatim piatu sudah merasa bahagia ketika ada yang membiayai hidup mereka. Namun, saat anak itu tahu bahwa sang penyandang dana tak hanya menolongnya, tetapi juga menginginkan dirinya, bayangkan bagaimana perasaannya.

Saat Anda menjadi anak Allah, Anda tentu tahu, karena Anda mengalaminya sendiri. Kita sudah sangat bersyukur bahwa Allah begitu mengasihi kita hingga Dia mengirimkan Anak-Nya agar kita “tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Yoh. 3:16). Itu sudah cukup bagi kita. Namun, Allah melangkah lebih jauh. Tindakan Allah “mengutus Anak-Nya, … untuk menebus” kita bukanlah tujuan akhir, melainkan Dia ingin “supaya kita diterima menjadi anak” (Gal. 4:4-5).

Rasul Paulus menyebut kita sebagai “anak” (kata dengan bentuk maskulin dalam bahasa aslinya) karena pada zaman itu, yang mewarisi kekayaan orangtua adalah anak laki-laki. Maksudnya, sekarang siapa saja yang beriman kepada Yesus, baik laki-laki maupun perempuan, akan menjadi “anak” Allah dengan hak penuh sebagai ahli waris yang setara (ay.7).

Allah tidak hanya ingin menyelamatkan Anda. Dia menginginkan Anda. Allah telah mengadopsi Anda ke dalam keluarga-Nya, memberi Anda nama-Nya (Why. 3:12), dan dengan bangga menyebut Anda anak-Nya. Tak seorang pun dapat melebihi kasih-Nya kepada Anda. Allah tak hanya memberkati, tetapi juga mengangkat Anda sebagai anak. Sebagai anak, Anda sangat dikasihi oleh Allah Bapa.

Bapa, alangkah istimewanya dapat menyebut-Mu sebagai Bapa! Terima kasih karena Engkau telah menyelamatkan dan menginginkan diriku.

ANDA TAK HANYA DISELAMATKAN, TETAPI JUGA DIKASIHI.

Apakah yang saya bagikan hari ini?

Back to top