25 August 2026 03:45:42
S.A.T.E
Saat Teduh | Devotional Time
Sudah selesai membaca S.A.T.E kemarin, klik tombol di bawah untuk kembali ke S.A.T.E hari ini :
Lihat S.A.T.E Hari ini Halaman Utama GBI Gama
Senin, 24 Agustus 2026
“KAMU HARUS TENANG!”
Bacaan: Mazmur 116:1-9
Kembalilah tenang, hai jiwaku, sebab Tuhan telah berbuat baik kepadamu.
(Mazmur 116:7)
RENUNGAN FIRMAN
“Kamu harus tenang,” kata tokoh dokter dalam film besutan Disney berjudul Rescuers Down Under, saat sedang merawat Wilbur si elang laut yang terluka. “Tenang? Aku tenang, kok!” sergah Wilbur, yang jelas-jelas tidak tenang dan justru semakin panik. “Mau lebih tenang bagaimana lagi? Nanti aku malah mati!”
Pernahkah Anda merasakan hal yang sama? Dalam film tersebut kepanikan Wilbur sebenarnya bisa dimengerti mengingat metode yang digunakan oleh si dokter tidak terlalu meyakinkan. Namun, adegan tersebut menarik karena mencerminkan dengan baik perasaan kita saat sedang panik.
Ketika kita sedang merasa sangat takut, nasihat untuk tenang bisa jadi terdengar konyol. Saya tahu bagaimana rasanya ketika hal-hal yang mengerikan dalam hidup ini datang bertubi-tubi seperti “tali-tali maut” (Mzm. 116:3) membuat saya tegang, sehingga secara naluriah saya cenderung melawan dan bukan tenang.
Namun demikian … sering kali di tengah kepanikan, usaha saya untuk melawan justru semakin membuat kegelisahan saya menjadi-jadi dan saya pun dilumpuhkan oleh ketakutan. Akan tetapi, saat saya, sekalipun agak terpaksa, mengizinkan diri saya merasakan kesakitan dan menyerahkannya kepada Allah (ay.4), sesuatu yang mengejutkan terjadi. Ketegangan yang saya rasakan pun mereda (ay.7) dan damai sejahtera yang tidak saya mengerti melanda hati saya.
Saat kehadiran Roh Kudus yang menenangkan itu melingkupi saya, saya pun semakin memahami kebenaran dari inti Injil: perjuangan kita yang terbaik adalah dengan berserah ke dalam dekapan tangan Allah yang kuat (1Ptr. 5:6-7).
Pergumulan apa yang yang menjerat seperti “tali-tali maut” dalam hidup Anda? Bagaimana Anda dapat bertumbuh menjadi lebih bergantung pada kasih dan pemeliharaan Allah dalam situasi sulit?
Ya Tuhan, tolonglah kami menyerahkan upaya kami yang sia-sia untuk memegang kendali dan melepaskan beban yang tidak perlu kami pikul supaya kami mengalami kasih karunia dan kebaikan-Mu.
Apakah yang Anda bagikan hari ini?