S.A.T.E

We're loading the content...


28 May 2026 00:53:03

S.A.T.E

Saat Teduh | Devotional Time
img

Sudah selesai membaca S.A.T.E kemarin, klik tombol di bawah untuk kembali ke S.A.T.E hari ini :


Rabu, 27 Mei 2026

KENANGAN YANG TERUS HIDUP

Bacaan: 2 Samuel 9:1-7

Berkatalah Daud: “Masih adakah orang yang tinggal dari keluarga Saul? Maka aku akan menunjukkan kasihku kepadanya oleh karena Yonatan.”

(2 Samuel 9:1)

RENUNGAN FIRMAN

Saya besar di gereja yang sarat tradisi. Salah satu tradisi itu diterapkan ketika ada anggota keluarga atau sahabat terkasih yang meninggal dunia. Sering kali, tidak lama sesudahnya, muncul lempengan tembaga yang disematkan pada bangku gereja atau lukisan yang terpajang di lorongan dengan tulisan: “Untuk mengenang …” Nama orang yang sudah meninggal itu terukir pada lempeng tersebut sebagai kenangan atas kehidupan yang sudah berlalu. Saya menghargai kenangan semacam itu. Sampai sekarang pun masih. Namun, di saat yang sama, saya sering merenung karena benda-benda itu mati dan statis, dalam arti benar-benar “tidak hidup”. Adakah cara untuk menambahkan elemen “kehidupan” pada benda kenangan tersebut?

Setelah kematian sahabatnya, Yonatan, Daud ingin mengenangnya dan menepati janji kepadanya (1Sam. 20:12-17). Namun, alih-alih membuat kenangan dari benda mati, Daud mencari dan menemukan sesuatu yang hidup – anak laki-laki Yonatan (2Sam. 9:3). Keputusan Daud sangat dramatis. Ia memilih menunjukkan kasih (ay.1) kepada Mefiboset (ay.6-7) dalam bentuk yang spesifik, yaitu pengembalian segala harta benda (“segala ladang Saul, nenekmu”) dan jaminan persediaan makanan dan minuman selamanya (“engkau akan tetap makan sehidangan dengan aku”).

Sambil terus mengenang mereka yang telah meninggal dunia dengan nama yang terukir pada lempengan dan lukisan, baiklah kita juga mengingat contoh yang Daud berikan dan menunjukkan kasih kepada mereka yang masih hidup.

Tuhan Yesus, berikan aku kekuatan untuk menunjukkan kasih tidak saja karena mengingat kebaikan yang kuterima dari orang lain, tetapi yang terutama karena kebaikan-Mu yang sangat besar bagiku.

ADAKAH PARA PENDAHULU YANG INGIN SELALU ANDA KENANG? BENTUK KEBAIKAN KHUSUS APA YANG INGIN ANDA LAKUKAN UNTUK ORANG LAIN?

Apakah yang saya bagikan hari ini?

Back to top